Lompat ke isi utama

Berita

Perkuat Pengawasan PDPB, Bawaslu Gelar Rakornas Nasional di Jakarta

Minggu, (21/12/2025)

M. Arif Hidayat, Koordinator Divisi Hukum, Pencegahan, Partisipasi Masyarakat, dan Hubungan Masyarakat (HPPH).

BENGKULU SELATAN - Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) Evaluasi Pengawasan Pemutakhiran Data Pemilih Berkelanjutan (PDPB) dan Hubungan Kerja Sama Antar Lembaga Tahun 2025 digelar oleh Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Republik Indonesia di Hotel Grand Sahid Jaya, Jakarta Pusat, pada 19 hingga 21 Desember 2025. Kegiatan nasional ini menjadi forum strategis untuk mengevaluasi kinerja pengawasan PDPB sekaligus memperkuat sinergi antar-lembaga dalam menjaga kualitas demokrasi Indonesia.

Baca Juga: Pastikan Kinerja Optimal, Bawaslu Provinsi Bengkulu Monitoring Bawaslu Bengkulu Selatan

Rakornas tersebut diikuti oleh Anggota Bawaslu Provinsi serta Bawaslu Kabupaten/Kota se-Indonesia yang membidangi Divisi Pencegahan, Partisipasi Masyarakat, dan Hubungan Masyarakat. Kehadiran para pengawas pemilu dari berbagai daerah ini menunjukkan komitmen bersama dalam memperkuat pengawasan pemilu, khususnya pada masa non-tahapan.

Dari Bawaslu Kabupaten Bengkulu Selatan, Rakornas dihadiri langsung oleh M. Arif Hidayat selaku Koordinator Divisi Hukum, Pencegahan, Partisipasi Masyarakat, dan Hubungan Masyarakat (HPPH). Ia mengikuti seluruh rangkaian kegiatan nasional dengan aktif sebagai bagian dari upaya peningkatan kapasitas kelembagaan.

Baca Juga: Perkuat Tata Kelola Kepartaian, Bawaslu Bengkulu Selatan Ikuti Sosialisasi Pemuktahiran Data SIPOL

Kehadiran M. Arif Hidayat dalam Rakornas ini menjadi wujud nyata komitmen Bawaslu Kabupaten Bengkulu Selatan dalam meningkatkan kualitas pengawasan pemilu di daerah. Melalui forum nasional tersebut, peserta memperoleh penguatan kebijakan, berbagi praktik baik, serta memetakan tantangan dalam pengawasan pemutakhiran data pemilih berkelanjutan.

Anggota Bawaslu RI, Lolly Suhenty, dalam sambutannya yang disampaikan secara daring, mengapresiasi kinerja jajaran Bawaslu di daerah. Ia menilai bahwa meskipun berada dalam keterbatasan anggaran pada masa non-tahapan pemilu, Bawaslu Provinsi dan Kabupaten/Kota tetap mampu melaksanakan pengawasan PDPB secara optimal melalui kolaborasi lintas lembaga.

Baca Juga: Perkuat Sinergi dan Profesionalisme, Bawaslu Bengkulu Selatan Gelar Apel Pagi Rutin

Menurut Lolly, berbagai inovasi dan upaya kreatif terus dilakukan jajaran pengawas pemilu di daerah, salah satunya melalui kegiatan uji petik data pemilih berkelanjutan. Langkah tersebut dinilai efektif untuk memastikan akurasi dan validitas data pemilih serta meminimalkan potensi permasalahan di lapangan.

Lolly juga menegaskan pentingnya akurasi dan tanggung jawab dalam penyampaian informasi. Ia mengingatkan agar setiap laporan terkait PDPB yang disampaikan dari daerah ke Bawaslu RI harus disertai pengecekan menyeluruh dan bukti pendukung yang kuat. Profesionalitas pengawas pemilu, menurutnya, menjadi kunci utama dalam menjaga kepercayaan publik.

Baca Juga: Transparansi di Balik "Permainan Kursi": PKPU PAW 2025 Digencarkan Sosialisasi untuk Hindari Konflik dan Bangun Kepercayaan Publik

Rakornas secara resmi dibuka oleh Anggota Bawaslu RI, Totok Hariyono, selaku Koordinator Divisi Hukum dan Penyelesaian Sengketa. Dalam arahannya, Totok menyampaikan pesan strategis terkait persiapan Pemilu 2029, termasuk kesiapan seluruh jajaran Bawaslu untuk mulai bekerja lebih intensif sejak tahun 2026.

Totok menegaskan bahwa insan Bawaslu bukan sekadar pekerja pemilu, melainkan penjaga peradaban demokrasi. Pengawasan Pemutakhiran Data Pemilih Berkelanjutan disebut sebagai fondasi penting dalam memastikan hak pilih warga negara terlindungi secara adil dan akurat.

Baca Juga: Bawaslu Bengkulu Raih Penghargaan Penanganan Pidana Terbanyak "Gakkumdu Award 2025"

Selain pengawasan, Totok juga menekankan peran Bawaslu dalam pencegahan dan penindakan pelanggaran pemilu. Ia mendorong agar kantor-kantor Bawaslu di daerah menjadi pusat pergerakan demokrasi melalui diskusi, edukasi, dan keterlibatan aktif masyarakat serta pegiat kepemiluan, khususnya pada masa non-tahapan.

Usai pembukaan Rakornas, kegiatan dilanjutkan dengan Malam Apresiasi Pencegahan dan Partisipasi Masyarakat. Panitia menetapkan sepuluh nominasi dan memilih lima terbaik pada masing-masing kategori sebagai bentuk penghargaan atas dedikasi jajaran Bawaslu di seluruh Indonesia.

Baca Juga: Bawaslu Bengkulu Selatan Siap Perkuat Sinergi, M. Hasanudin Ikuti Gakkumdu Award 2025

Melalui keikutsertaannya dalam Rakornas ini, M. Arif Hidayat diharapkan mampu mengimplementasikan hasil koordinasi dan rekomendasi nasional di Kabupaten Bengkulu Selatan. Langkah tersebut menjadi bagian dari upaya berkelanjutan Bawaslu dalam memperkuat pengawasan pemilu serta menyiapkan fondasi demokrasi yang lebih kokoh menuju Pemilu 2029. (Humas Bawaslu Bengkulu Selatan)

.

 

.

 

Penulis: Rohimin

Editor: Humas Bawaslu Bengkulu Selatan

 

Tag
Bawaslu Kabupaten Bengkulu Selatan, Rakornas, PDPB