Lompat ke isi utama

Berita

Bangun Sinergi Demokrasi, Bawaslu Bengkulu Selatan Gelar Goes To School untuk Generasi Muda Gen Z

Rabu(29/04/2026)

 suasana penuh keakraban Ketua Bawaslu Kabupaten Bengkulu Selatan, Sahran, dan Anggota Bawaslu Muhamad Arif Hidayat ,Muhamad Hasanudin, serta Koordinator Sekretariat (Korsek) Ilmanjayadi  bersama Kepala SMA Negeri 2 Bengkulu Selatan, Nodi Aspono, M.Pd. Rabu(30/04/2026)

BENGKULU SELATAN – Upaya menanamkan nilai-nilai demokrasi sejak dini terus digencarkan oleh Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Kabupaten Bengkulu Selatan. Kali ini, langkah tersebut diwujudkan melalui kegiatan Goes To School di SMA Negeri 2 Bengkulu Selatan yang dirangkaikan dengan penandatanganan nota kesepahaman (MoU) sebagai bentuk penguatan sinergi kelembagaan, Rabu (29/04/2026).

Kehadiran Ketua Bawaslu Bengkulu Selatan, Sahran, bersama jajaran disambut hangat oleh pihak sekolah. Turut mendampingi Anggota Bawaslu Muhamad Arif Hidayat dan Muhamad Hasanudin, serta Koordinator Sekretariat (Korsek) Ilmanjayadi beserta staf. Rombongan disambut langsung oleh Kepala SMA Negeri 2 Bengkulu Selatan, Nodi Aspono, M.Pd., dalam suasana penuh keakraban yang mencerminkan eratnya kolaborasi antara lembaga pengawas pemilu dan dunia pendidikan.

Baca Juga : Siap Libatkan Masyarakat, Bawaslu Bengkulu Selatan Ikuti Zoom Meeting Persiapan P2P

Dalam sambutannya, Ketua Bawaslu Bengkulu Selatan menegaskan bahwa pelajar memiliki peran strategis sebagai bagian dari masa depan demokrasi Indonesia. Melalui program ini, siswa diharapkan tidak hanya menjadi pemilih cerdas, tetapi juga mampu berperan aktif sebagai pengawas partisipatif di lingkungan masing-masing.

“Penguatan lembaga tidak hanya dilakukan secara internal, tetapi juga melalui kolaborasi dengan dunia pendidikan. Demokrasi yang sehat membutuhkan keterlibatan semua pihak, termasuk generasi muda,” ujarnya.

Baca Juga : Adaptasi Teknologi, Bawaslu Akan Kembangkan Pengawasan Berbasis Digital

Apresiasi tinggi disampaikan Kepala SMA Negeri 2 Bengkulu Selatan, Nodi Aspono, M.Pd., yang menyambut baik kegiatan tersebut. Ia menilai program ini sangat bermanfaat dalam memperluas wawasan siswa terkait demokrasi dan pengawasan pemilu, terlebih sekolahnya menjadi yang pertama menjadi lokasi pelaksanaan kegiatan.

“Ini menjadi kebanggaan bagi kami. Kegiatan ini sangat positif dan memberikan pengalaman baru bagi siswa dalam memahami pentingnya demokrasi,” ungkapnya.

Baca Juga : Perkuat Integritas Demokrasi, Bagja Dorong TPD DKPP Tegakkan Kode Etik Penyelenggara Pemilu

Sementara itu, Anggota Bawaslu Bengkulu Selatan, Muhamad Arif Hidayat, menyoroti pentingnya peran generasi Z di era digital. Ia menegaskan bahwa generasi muda saat ini memiliki kekuatan besar dalam menentukan arah masa depan demokrasi.

“Suara generasi Z adalah penentu masa depan. Di era digital, kalian tidak hanya menjadi pemilih, tetapi juga bisa mengawal dan menyebarkan informasi yang benar terkait demokrasi,” tegasnya.

Baca Juga : Bawaslu dan Kejagung Perkuat Sinergi Penegakan Hukum Pemilu yang Berintegritas

Kegiatan berlangsung interaktif dan penuh antusiasme dari para siswa. Bawaslu memberikan edukasi terkait pengawasan pemilu, pentingnya partisipasi masyarakat, serta nilai integritas dalam menjaga kualitas demokrasi.

Melalui kegiatan ini, Bawaslu Bengkulu Selatan berharap dapat terus memperkuat kolaborasi dengan dunia pendidikan, sekaligus mencetak generasi muda yang kritis, sadar demokrasi, dan berintegritas dalam mengawal masa depan bangsa. (Humas Bawaslu Bengkulu Selatan)

.

 

.

 

.

 

Penulis :Silvi

Foto : Dwi

Editor : Humas Bawaslu Bengkulu Selatan

Tag
Bawaslu Bengkulu Selatan, Humas Bawaslu, Pengawas Pemiluh,pengawas partisipatif, demokrasi