Siap Libatkan Masyarakat, Bawaslu Bengkulu Selatan Ikuti Zoom Meeting Persiapan P2P
|
BENGKULU SELATAN – Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Kabupaten Bengkulu Selatan mengikuti kegiatan zoom meeting dalam rangka persiapan pelaksanaan Pendidikan Pengawasan Partisipatif (P2P) bersama Bawaslu kabupaten/kota se-Provinsi Bengkulu. Selasa(28/04/2026).
Kegiatan tersebut diikuti oleh Ketua Bawaslu Bengkulu Selatan, Sahran, bersama Anggota Bawaslu Bengkulu Selatan, Muhamad Arif Hidayat dan Muhamad Hasanudin, serta didampingi oleh staf Bawaslu Bengkulu Selatan.
Baca Juga : Jaga Demokrasi Tetap Sehat, Bawaslu Bengkulu Selatan Intensifkan Silaturahmi Parpol
Dalam pelaksanaannya, kegiatan ini dibuka secara resmi oleh Kepala Bagian Pengawasan dan Hubungan Masyarakat, Aprianto Kurniawan. Dalam arahannya, ia menekankan pentingnya kesiapan seluruh jajaran Bawaslu dalam menyukseskan program Pendidikan Pengawasan Partisipatif.
sebagai upaya memperkuat peran serta masyarakat dalam pengawasan tahapan pemilu, sekaligus meningkatkan pemahaman publik terhadap pentingnya pengawasan partisipatif. Melalui forum daring tersebut, Bawaslu Provinsi Bengkulu memberikan arahan teknis terkait konsep, metode pelaksanaan, serta target capaian kegiatan P2P di masing-masing daerah.
Baca Juga : Perkuat Integritas Demokrasi, Bagja Dorong TPD DKPP Tegakkan Kode Etik Penyelenggara Pemilu
Bawaslu Bengkulu Selatan menyambut baik kegiatan ini dan menilai bahwa pendidikan pengawasan partisipatif menjadi salah satu strategi penting dalam menciptakan pemilu yang jujur dan adil. Dengan melibatkan masyarakat secara aktif, diharapkan potensi pelanggaran dapat diminimalisir sejak dini.
proses pendaftaran peserta P2P mulai dibuka pada hari ini, Selasa, 28 April 2026. Pembukaan pendaftaran ini menjadi langkah awal dalam menjaring partisipasi masyarakat yang akan terlibat aktif dalam kegiatan pengawasan partisipatif.
Baca Juga : Hadiri Peluncuran Buku Etika, Bawaslu Pererat Sinergi dengan DKPP
Sementara itu, pelaksanaan kegiatan Pendidikan Pengawasan Partisipatif (P2P) sendiri direncanakan akan berlangsung pada bulan Mei 2026. Rentang waktu ini dimanfaatkan oleh Bawaslu untuk melakukan persiapan teknis dan memastikan kesiapan peserta yang akan mengikuti kegiatan tersebut.
Baca Juga : Bawaslu dan Kejagung Perkuat Sinergi Penegakan Hukum Pemilu yang Berintegritas
Bawaslu Bengkulu Selatan berkomitmen untuk mengoptimalkan pelaksanaan P2P di wilayahnya, dengan melibatkan berbagai elemen masyarakat seperti pemuda, mahasiswa, organisasi kemasyarakatan, hingga tokoh masyarakat.
Melalui kegiatan ini, diharapkan sinergi antara penyelenggara pemilu dan masyarakat semakin kuat, sehingga tercipta pengawasan yang lebih luas, partisipatif, dan berkualitas dalam setiap tahapan pemilu.(Humas Bawaslu Bengkulu Selatan)
Penulis : Silvi
Foto: Dwi
Edotor : Humas Bawaslu Bengkulu Selatan