Ketua
Saharan, SE Dari Pengalaman Profesional Menuju Kepemimpinan Bawaslu
Saharan, SE merupakan Ketua Bawaslu Kabupaten Bengkulu Selatan periode 2023–2028. Ia lahir di Kembang Seri, 26 Februari 1981, dan memiliki latar belakang pendidikan di bidang Akuntansi, Universitas Muhammadiyah Bengkulu. Sebelum menjalankan tugas sebagai Ketua Bawaslu Kabupaten Bengkulu Selatan, Saharan memiliki pengalaman profesional di sejumlah perusahaan. Ia pernah bekerja di PT Nusantara Surya Sakti pada periode 2007–2010, PT Adira Finance pada 2010–2019, serta PT Bank Mega Syariah pada 2020–2021. Pengalaman tersebut menjadi bagian dari perjalanan profesional yang membentuk kemampuan dalam administrasi, komunikasi, koordinasi, dan pengelolaan pekerjaan.
Selain pengalaman profesional, Saharan juga aktif dalam berbagai kegiatan organisasi. Perjalanan organisasinya antara lain dimulai sebagai Sekretaris GMNI Komisariat Fakultas Ekonomi Universitas Muhammadiyah Bengkulu pada 2002, serta menjadi kader aktif GMNI Komisariat Fakultas Ekonomi Universitas Muhammadiyah Bengkulu pada 2021. Dalam perjalanan organisasi selanjutnya, Saharan dipercaya sebagai Sekretaris Cabang PA GMNI Bengkulu Selatan periode 2016–2021 dan kembali menjalankan amanah sebagai Sekretaris Cabang PA GMNI Bengkulu Selatan sejak 2021 hingga sekarang. Berbekal pendidikan, pengalaman profesional, serta perjalanan organisasi yang beragam, Saharan memiliki pengalaman dalam membangun komunikasi, menjalin koordinasi, mengelola administrasi, dan bekerja bersama berbagai pihak.
Sebagai Ketua Bawaslu Kabupaten Bengkulu Selatan, Saharan menjalankan tugas dan tanggung jawab kelembagaan dalam mendukung pelaksanaan fungsi pengawasan sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan. Dalam menjalankan amanah tersebut, pengalaman profesional dan organisasi menjadi bagian dari bekal untuk memperkuat koordinasi internal serta membangun sinergi dengan berbagai pemangku kepentingan. Dengan latar belakang pendidikan, pengalaman kerja, dan perjalanan organisasi yang dimiliki, Saharan, SE berkomitmen menjalankan tugas kelembagaan secara profesional, memperkuat fungsi pengawasan, serta mendorong partisipasi masyarakat dalam pengawasan pemilu di Kabupaten Bengkulu Selatan.
Kordiv P3S
M. Hasanudin, SE., MAP Dari Pendidikan hingga Pengabdian di Bawaslu
M. Hasanudin, SE., MAP merupakan Anggota Bawaslu Kabupaten Bengkulu Selatan periode 2023–2028. Ia lahir di Bangka, 4 Mei 1986, dan beragama Islam. Dalam bidang pendidikan, M. Hasanudin menempuh pendidikan Strata 1 (S1) Ekonomi di Universitas Dehasen Bengkulu. Ia kemudian melanjutkan pendidikan ke jenjang Strata 2 (S2) Magister Administrasi Publik di Universitas Hazairin (Unihaz) Bengkulu.
Selain memiliki latar belakang pendidikan di bidang ekonomi dan administrasi publik, M. Hasanudin juga memiliki pengalaman dalam organisasi. Ia pernah dipercaya sebagai Ketua Bidang KORMI Bengkulu Selatan serta menjadi Anggota Exco PSSI Bengkulu Selatan.Pengalaman pendidikan dan organisasi tersebut menjadi bagian dari perjalanan yang membentuk kemampuan M. Hasanudin dalam berkomunikasi, berkoordinasi, bekerja sama, serta menjalankan tanggung jawab dalam organisasi dan kelembagaan.
Sebagai Anggota Bawaslu Kabupaten Bengkulu Selatan, M. Hasanudin menjalankan tugas dan tanggung jawab kelembagaan dalam mendukung fungsi pengawasan sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan. Pengalaman yang dimiliki menjadi bekal dalam memperkuat koordinasi, membangun sinergi, serta mendukung pelaksanaan pengawasan pemilu di Kabupaten Bengkulu Selatan. Dengan latar belakang pendidikan dan pengalaman organisasi yang dimiliki, M. Hasanudin, SE., MAP berkomitmen menjalankan amanah kelembagaan secara profesional serta turut mendorong penguatan pengawasan dan partisipasi masyarakat dalam penyelenggaraan pemilu.
Divisi HPPH
Muhammad Arif Hidayat, dari Aktivis, Jurnalis Hingga Pengawas Pemilu
Anggota Bawaslu Bengkulu Selatan periode 2023 2028 lainnya adalah Muhammad Arif Hidayat. Merupakan sosok yang menapaki perjalanan profesionalnya melalui dunia jurnalistik, organisasi dan aktivitas kemasyarakatan sebelum akhirnya dipercaya menjadi komisioner Bawaslu Bengkulu Selatan.
Lahir di Rawabening, 12 November 1988 Kabupaten Oku Timur, Provinsi Sumatera Selatan ini, menempuh Pendidikan mulai dari MI, MTs dan MA yang kesemuanya di bawah naungan Yayasan Pondok Pesantren Nurul Huda, Oku Timur. Kemudian melanjutkan Pendidikan di IAIN Curup.
Sejak masa Pendidikan, Arif telah aktif dalam berbagai kegiatan organisasi yang membentuk jiwa kepemimpinan, kemampuan berkomunikasi, serta kepekaan terhadap persoalan di masyarakat.
Pengalaman organisasinya antara lain dimulai dari IPNU Rejang Lebong, kemudian dia dipercaya sebagai Ketua PC PMII Curup periode 2010 2011, Wakil Ketua PKC PMII Bengkulu periode 2012 2014, Wakil Sekertaris Gerakan Pemuda (GP) Ansor Rejang Lebong tahun 2011. Kemudian berlanjut menjadi Sekertaris PC GP Ansor Kabupaten Bengkulu Selatan 2020 2023.
Semenjak berkaris sebagai wartawan, Arif juga tercatat aktif di organisasi profesi yakni Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Bengkulu Selatan 2020 2022, dan menjadi anggota Aliansi Jurnalis Independen (AJI) Provinsi Bengkulu tahun 2022 2023.
Namun, dunia yang paling banyak memberikan warna dalam perjalanan profesionalnya adalah Jurnalistik selama 13 tahun. Tercatat kurang lebih 11 tahun menjadi wartawan di Harian Radar Selatan hingga kemudian dipercaya menjadi redaktur, yang juga merangkap redaktur di media online Raselnews.com, dan selanjutnya menjalankan peran sebagai editor di Tribunbengkulu.com selama 2 tahun.
Pengalaman Panjang sebagai jurnalis membuat dirinya terbiasa berhadapan dengan berbagai karakter dan persoalan di tengah masyarakat. Jurnalistik juga mengajarkannya untuk bekerja dengan cepat, melakukan verifikasi informasi, membangun komunikasi, memahami berbagai sudut pandang, serta menyampaikan informasi kepada public secara bertanggung jawab.
Berbagai pengalaman tersebut, menjadi bekal bagi dirinya menuju pengabdian di Bawaslu yang bukanlah perjalanan yang terpisah. Justru, pengalaman yang telah dilalui selama bertahun tahun menjadi modal berharga untuk menjalankan Amanah ini.
Sebab, dari dunia jurnalistik Arif berjalan mendengar dan memahami berbagai persoalan. Dari organisasi dia berlajar memimpin dan berkolaborasi. Dan melalui Bawaslu, pengalaman tersebut kini menjadi bagian dari perjalanan pengabdian kepada masyarakat.
Tentu dengan membawa nilai nilai profesionalisme, integritas, komunikasi, kolaborasi dan tanggung jawab dalam setiap tugas yang dijalankan.