Perkuat Fungsi Website, Bawaslu BS Ikuti Rapat Teknis Pengelolaan Website Utama Bawaslu Hasil Unifikasi
|
Bawaslu Bengkulu Selatan. Dalam rangka memperkuat Fungsi Website, Bawaslu Bengkulu Selatan mengikuti serangkaian kegiatan Rapat Teknis Pengelolaan Website Utama Bawaslu Hasil Unifikasi. Bogor (13-14/1/2024.
Sebelum dibukanya acara secara resmi, terlebih dahulu disampaikan beberapa arahan dari TA PusDatin Bawaslu RI,Bapak Moh Sitoh Anang selaku TA PP datin Bawaslu RI dalam arahannya beliau menyampaikan, Website menjadi pilihan Pintu masuk kedua setelah kita memasuki zona media sosial, sangat penting dan sentral sekali fungsi Website Bawaslu dalam memberikan informasi-informasi kepada publik terkait dengan kepemiluan dan peran Bawaslu dalam melakukan fungsi pengawasan serta sebagai lembaga yang menjunjung tinggi Netralitas, Lebih lanjut Bapak Anang menyampaikan Ada 2 (dua) hal yang menjadi catatan penting pada Rapat Teknis ini:
1. Kaitannya dgn pengutan pada sistem yang kita miliki.
2. Terlepas dari sistemnya, maka SDM pengelololanya juga harus diperkuat.
Kalau tidak diperkuat maka akan rentan disusupi oleh oknum peratas, Maka perlu sekarang ini secara teknis kita menyamakan persepsi dalam memperkuat sistem website, sehingga kita bisa mensusksekan Pemilu tahun 2024.
Selanjutnya Bapak Ronal Maikel Manoach selaku TA Humas Datin juga memberikan arahan, Disampaikan oleh beliau Website merupakan kantor Bawaslu yang berbentuk digital, artinya semua hal yang tidak bisa diketahui oleh publik secara langsung maka Bawaslu juga bisa memberikan informasi kepada publik melalui pemberitaan melalui Website.
Lebih lanjut, Ini bukan rapat teknis biasa tapi ini adalah rapat yang digagas dari hulu ke hilir yang membangun sistem peradaban dunia digitalisasi.
Yang nanti hilirnya akan membangun sistem demokrasi yang kuat dan sehat.
Bawaslu harus hadir disaat proses demokrasi ini yang sudah sangat memanas, kita tunjukan melalui pengeloloan website yang baik sehingga bisa memberikan edukasi, Bawaslu Harus Netral dan berintegritas. Pungkasnya.
Senada dengan arahan sebelumnya, Koordinator TA PP Datin Bapak Bahtiar Baetal juga berkesempatan juga memberikan arahan.Kita punya komitmen bahwa lembaga kita mengedepankan Bawaslu menjadi lembaga yang bisa dipercaya oleh rakyat, salah satunya dengan cara pengelolaan informasi melalui website.Mengapa demikian, karena Webiste Bawaslu merupakan sebagai sarana akuntabilitas, kepada publik dan ini merupakan suatu penyimbang dari proses informasi publik terhadap proses pemilu yang tengah berlangsung. Ungkapnya.
Bawaslu mengadakan Unifikasi website ini dengan tujuan 3 hal:
1. Kita ingin meningkatkan aksesibilitas informasi ke publik (tentang pemilu)
2. Kita ingin mengoptimalkan koordinasi di internal kita, dengan pendekatan Muatan Lokal.
3. Kita ingin menyediakan platfom yang efisien bagi semua stakholder.
Sehingga hari ini kita akan mentransformasi tentang pengelolaan website.
Selanjutnya Acara secara resmi dibuka oleh Kepala Pusdatin Bawaslu Republik Indonesia Ibu lita Gustina.
Disampaikan beliau terdapat 514 website di Kab/Kota yang diserang oleh peretas maka dengan kejadian tersebut Bawaslu RI perlu merenstruksi ulang tentang tata pengeloloaan website.
Unifikasi adalah Penyatuan sistem dan teknologi, Dulu sistem ini kab/kota memiliki akess penuh, tapi dengan banyaknya kejadian peretasan maka Unifikasi ini ditujukan bahwa nanti pintu utama website ada di Bawaslu RI, hal ini dilakukan untuk menghindari serangan peretas yang masuk ke Website.
Bawaslu Kab/kota nanti hanya akan bertugas pengeloloaan didalamnya saja. Pungkasnya.
Sslanjutnya, hari pertama Staf Bawaslu Bengkulu Selatan Mengikuti penyampaian materi pengelolaan Website yang disampaikan oleh Staf Humas Bawaslu RI Ibu Rein Gloria dari Publikasi dan Dokumentasi Bawaslu RI.
Untuk informasi acara ini dilaksanakan pada 13-14 Januari 2024 dan diikuti oleh 7 (tujuh) provinsi serta Kab/Kota yang terdiri dari Kepala Bagian Humas, Kepala Sekretariat, Koordinator Sekretariat serta Staf Teknis sebagai pengelola Website Utama Kab/Kota (Humas Bawaslu Bengkulu Selatan)