Lompat ke isi utama

Berita

Ketua Bawaslu Hadiri Peluncuran Program 'Partisipasi' Indonesia-Australia

.

Ketua Bawaslu Rahmat Bagja menghadiri peluncuran resmi program "Partisipasi: Indonesia Democratic Participation Program" di Jakarta, Kamis (20/8/2026)

BENGKULU SELATAN - Ketua Bawaslu RI, Rahmat Bagja, menghadiri peluncuran resmi program “Partisipasi: Indonesia Democratic Participation Program” yang diselenggarakan oleh Kedutaan Besar Australia di Jakarta, Kamis (20/8/2026).Program Partisipasi merupakan kerja sama pembangunan senilai AUD 30 juta yang akan berlangsung sejak pertengahan 2026 hingga 2030. Program ini diselaraskan dengan prioritas Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional (RPJMN) dan Rencana Pembangunan Jangka Panjang Nasional (RPJPN) Pemerintah Indonesia.

Program tersebut berfokus pada penguatan kapasitas institusi, pemberdayaan masyarakat sipil, serta pengembangan kolaborasi dalam berbagai kegiatan yang mendukung demokrasi substantif di Indonesia.

Program Partisipasi mencakup lima area fokus utama, yakni mewujudkan pemilu yang berintegritas, keterlibatan parlemen, pendidikan kewarganegaraan, penguatan media independen, serta penanggulangan isu kontemporer terkait misinformasi dan disinformasi.

Ketua Bawaslu RI Rahmat Bagja mengapresiasi kemitraan strategis tersebut sebagai langkah penting dalam membangun pengawasan pemilu yang semakin inklusif dan akuntabel. Kolaborasi ini dinilai dapat memperkuat sinergi antar-lembaga penyelenggara pemilu sekaligus memperluas ruang partisipasi masyarakat sipil dalam mengawal kualitas demokrasi.

Melalui partisipasi aktif dalam program tersebut, Bawaslu menegaskan komitmennya untuk terus mendukung berbagai upaya penguatan kapasitas demokrasi yang mengedepankan kesetaraan gender, inklusi bagi penyandang disabilitas, serta pemanfaatan teknologi dalam penyelenggaraan dan pengawasan pemilu.

Komitmen penguatan demokrasi tersebut juga menjadi perhatian jajaran Bawaslu di daerah, termasuk Bawaslu Kabupaten Bengkulu Selatan. Penguatan partisipasi masyarakat, peningkatan kapasitas kelembagaan, serta pemanfaatan teknologi menjadi bagian penting dalam mendukung terciptanya pengawasan pemilu yang transparan, inklusif, dan berintegritas.

Bawaslu Kabupaten Bengkulu Selatan memandang sinergi dan kolaborasi berbagai pihak sebagai salah satu kunci dalam mewujudkan demokrasi yang berkualitas. Keterlibatan masyarakat dalam proses demokrasi tidak hanya diperlukan saat pemilu berlangsung, tetapi juga dalam membangun kesadaran bersama untuk mengawal setiap tahapan pemilu.

Dalam agenda tersebut, turut hadir sejumlah pejabat tinggi dan tokoh dari lembaga mitra strategis, di antaranya Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) RI Mochammad Afifuddin, Direktur Politik dan Komunikasi Bappenas Nuzula Anggeraini, Guru Besar UIN Jakarta Komaruddin Hidayat, serta Anggota DPR RI Mardani Ali Sera.

Kehadiran para pemangku kepentingan tersebut menunjukkan kuatnya sinergi berbagai elemen dalam mendorong penguatan demokrasi di Indonesia. Bagi Bawaslu Bengkulu Selatan, semangat kolaborasi tersebut menjadi dorongan untuk terus meningkatkan kualitas pengawasan dan memperkuat partisipasi masyarakat dalam mengawal pemilu yang jujur, adil, dan berintegritas.

Sumber :Publikasi Dan Pemberita Resmi Bawaslu Republik Indonesia Tanggal Kamis (20/8/2026).(Humas Bawaslu Bengkulu selatan)

Editor : Humas Bawaslu Bengkulu Selatan