Faham syah, Lakukan Supervisi Sortir Surat Suara di Bengkulu Selatan
|
Bengkulu Selatan - Ketua Bawaslu Provinsi Bengkulu Fahamsyah lakukan supervisi proses sortir surat suara di Gudang Logistik KPU Bengkulu Selatan, Manna [16/1/2024]
Guna memastikan proses sortir surat suara di Kabupaten Bengkulu Selatan berjalan sesuai aturan, Fahamsyah turun secara langsung ke Kabupaten Bengkulu Selatan, dalam supervisi ini Fahamsyah didampingi oleh Ketua dan Anggota Bawaslu Kabupaten Bengkulu Selatan.
Digudang logistik Fahamsyah disambut oleh Ketua KPU Bengkulu Selatan Erina Okriani, dijelaskan oleh Erina bahwa proses sortir ini dilakukan oleh PPK dan PPS di koordinir oleh Staf Sekretariat KPU Bengkulu Selatan. Pada proses hitungan disampaikan oleh Erina bahwa Tim sortir banyak menemukan surat suara yang rusak, surat suara rusak ini sudah kita pisahkan dan sudah kita hitung jumlahnya. Untuk teknis penghitungan itu jumlah 1 ikat yang Baik berjumlah 10 (sepuluh) lembar surat suara, sedangkan untuk surat suara yang rusak dihitung 25 lembar surat suara untuk 1 ikat, hal ini dilakukan agar mempermudah dalam penghitungan dan pembagian dimasing-masing TPS.
Sementara itu Mas Faham panggilan akrabnya, menyampaikan. Terkait dengan banyaknya temuan hasil sortir surat suara yang rusak ini, agar di inventarisir betul-betul jumlahnya, bukan hanya yang rusak saja tapi juga yang baiknya juga harus di inventarisir.
Selain daripada itu pastikan betul bahwa surat suara yang rusak ini bukan dari hasil kesalahan kita selaku penyelenggara, melainkan kesalahan ini murni dari percetakan.
Lebih lanjut juga Fahamsyah menyampaikan agar Bawaslu dan KPU Bengkulu Selatan dapat bekerjasama dalam proses tahapan yang tengah berjalan, kendala-kendala yang ditemukan dilapangan agar cepat-cepat dikoordinasikan, sehingga harapan kita nanti tidak ditemukan masalah-masalah yang berakibat fatal. Pungkasnya.
Sementara itu Ketua Bawaslu Bengkulu Selatan Sahran juga menambahkan, bahwa surat dari hasil pengawasan Bawaslu Bengkulu Selatan surat suara yang rusak ini bukan rusak karna sobek atau sudah telihat lubang, namun lebih banyak disebabkan oleh terkena tinta percetakan.
[Humas Bawaslu Bengkulu Selatan].