Lompat ke isi utama

Berita

Bawaslu Bengkulu Selatan Gandeng Perguruan Tinggi dan Libatkan Mahasiswa jadi Pengawas Partisipatif

Foto kegiatan

BAWASLU BENGKULU SELATAN - Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Kabupaten Bengkulu Selatan menggandeng  Sekolah Tinggi Ilmu Tarbiyah (STIT) Makrifatul Ilmi dalam rangka meningkatkan partisipasi dalam pengawasan perhelatan Pemilu 2024.

Yakni dengan melakukan penandatanganan kerja sama dan MoU dengan Perguruan Tinggi di daerah tersebut.

Ketua Bawaslu Bengkulu Selatan Sahran SE mengatakan, kerja sama tersebut juga dalam rangka mendorong peran Mahasiswa dalam Pengawasan Partisipatif untuk suksesnya pemilu 2024.

"Menyukseskan Pemilu ini adalah tanggungjawab kita semua, dan dalam mengawasi perhelatan pesta rakyat ini, kami butuh bantuan dan dukungan semua pihak terutama Perguruan Tinggi sebagai wadahnya para cendikiawan untuk turut serta menjadi pengawas Partisipatif nantinya," ungkap Sahran.

Dikatakannya, kegiatan ini adalah bentuk ihtiar dalam menciptakan Pemilu yang jujur dan adil.

"STIT ini kan berada di bawah naungan yayasan Pondok Pesantren Makrifatul Ilmi yang memiliki ratusan santri dan mahasiswa. Kalau ini terkoneksi dalam melakukan pengawasan maka tentu akan mencegah terjadinya potensi pelanggaran Pemilu," paparnya.

Dia menyampaikan selain STIT Makrifatul Ilmi, pihaknya juga akan menggandeng kerjasama dengan perguruan tinggi lainnya di Bengkulu Selatan. Termasuk stakeholder dan sejumlah elemen masyarakat lainnya.

"Karena kami Bawaslu menyadari bahwa tugas-tugas pengawasan yang dilaksanakan secara institusional tidak akan tercapai secara maksimal, kalau tidak dilakukan juga pengawasan secara fungsional oleh anggota masyarakat dan stakeholder lain," ujar dia.

Ditambahkan Kordiv HPPH Muhammad Arif Hidayat, kerja sama lintas sektor tersebut akan menjadi pengawas partisipatif sesuai peran masing-masing sehingga dapat tercipta iklim demokrasi yang jujur, adil dan demokratis di daerah ini.

"Kita menghubungkan semua potensi pengawasan partisipatif ini untuk mencegah dan mendeteksi sejak dini potensi pelanggaran Pemilu yang ada di Bengkulu Selatan," ujar Arif.

Sementara, Ketua STIT Makrifatul Ilmi DR. KH. Abdul Munir, M.Pd mengatakan pihaknya siap mendukung dan bersinergi dengan Bawaslu Bengkulu Selatan dalam melakukan pengawasan pemilu 2024.

Ia menuturkan dukungan yang akan diberikan pihaknya dengan memberikan sosialisasi kepada masyarakat untuk bersama-sama mencegah adanya pelanggaran pemilu, terutama politik uang yang dapat mencederai pesta demokrasi.

Bawaslu Bengkulu Selatan dinilainya tepat untuk melibatkan peran aktif mahasiswa untuk mensukseskan Pemilu 2024.

Menurutnya kerjasama itu juga untuk membangun kesadaran demokrasi mahasiswa sehingga pemilu makin berkualitas

"Perguruan Tinggi juga memiliki tri dharma yang salah satunya adalah melakukan pembinaan kepada masyarakat. Saya kira itu semua akan mendukung kinerja Bawaslu di hajatan Pemilu 2024," kata mantan Ketua PW Nahdlatul Ulama Provinsi Bengkulu itu.

STIT Makrifatul Ilmi siap bersinergi dengan Bawaslu dalam melakukan pengawasan Pemilu 2024

"Sehingga berjalan demokratis, jujur dan adil, dengan demikian bisa lahir pemimpin yang jujur untuk membangun daerah, bangsa dan negara," demikian Abdul Munir.(Humas Bawaslu Bengkulu Selatan)

foto kegiatan
DOKUMENTASI MOW BAWASLU BENGKULU SELATAN DENGAN STIT MAKRIFATUL ILMI
Tag
Bawaslu Bengkulu Selatan