Perkuat Sinergitas Kelembagaan, Bawaslu Provinsi Bengkulu Teken MOU dengan Kanwil Kemenag Bengkulu
|
BENGKULU – Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Provinsi Bengkulu terus bergerak progresif dalam memperluas jejaring pengawasan partisipatif. Pada Senin (12/1), Bawaslu secara resmi memperkuat sinergitas kelembagaan melalui pertemuan strategis dengan Kantor Wilayah Kementerian Agama (Kanwil Kemenag) Provinsi Bengkulu. Pertemuan yang berlangsung hangat di ruang kerja Kepala Kanwil Kemenag ini menjadi momentum penting bagi kedua lembaga untuk menyatukan visi dalam mengawal kualitas demokrasi di Bumi Raflesia.
Baca Juga: Ketua Bawaslu Bengkulu Selatan Tekankan Pentingnya Pakta Integritas dan Kinerja Akuntabel
Ketua Bawaslu Provinsi Bengkulu, Faham Syah, menegaskan bahwa menjaga marwah demokrasi tidak bisa dilakukan sendirian oleh pengawas pemilu. Menurutnya, kolaborasi dengan mitra strategis seperti Kemenag merupakan langkah krusial untuk memastikan nilai-nilai keadilan pemilu tersampaikan hingga ke akar rumput. Pertemuan ini juga merupakan bentuk tindak lanjut dari komunikasi intensif yang telah dibangun sebelumnya, menunjukkan komitmen berkelanjutan dalam menjaga stabilitas politik daerah.
Dalam dialog tersebut, Faham Syah menyoroti peran sentral Kementerian Agama dalam menyentuh sektor-sektor yang selama ini menjadi basis pendidikan karakter, yakni lingkungan madrasah dan pesantren. Bawaslu memandang bahwa institusi keagamaan memiliki pengaruh besar dalam memberikan edukasi politik yang santun dan berintegritas. "Kemenag memiliki peran vital, khususnya dalam pembinaan pemilih pemula dan penguatan nilai-nilai demokrasi yang berbasis pada moralitas," ungkap Faham.
Baca Juga: Kinerja Optimalkan 2026, Bawaslu Bengkulu Selatan Ikuti Rapat Strategis Bersama Bawaslu RI
Salah satu poin utama yang dibahas adalah optimalisasi program Saka Adhyasta Pemilu yang kini mulai menyasar segmen milenial dan Gen Z di lingkungan pendidikan agama. Bawaslu secara terbuka meminta masukan serta pandangan dari Kemenag mengenai kondisi sosiologis di Bengkulu guna merumuskan formula pengawasan yang tepat sasaran. Sebagai bentuk keseriusan, Bawaslu juga menawarkan draf Nota Kesepahaman (MoU) untuk memayungi kerja sama jangka panjang.
Inovasi pengawasan tidak berhenti pada diskusi meja bundar saja. Ke depan, Bawaslu telah merancang program "Bawaslu Goes to Madrasah" dan "Bawaslu Goes to Pesantren". Program ini didesain sebagai sarana pendidikan politik bagi santri dan siswa agar mereka tidak hanya menjadi pemilih yang cerdas, tetapi juga mampu menjadi agen pengawas partisipatif yang berani melaporkan dugaan pelanggaran di lingkungannya.
Baca Juga: Bawaslu Bengkulu Selatan Bahas Strategi 2026 dalam Rapat Perdana Bersama Bawaslu Provinsi
Gayung bersambut, Kepala Kanwil Kemenag Provinsi Bengkulu, Dr. Saefudin Latief, S.Ag., M.Si., menyambut baik inisiatif tersebut dengan penuh antusias. Ia menyatakan bahwa tugas Kemenag memang mencakup urusan dunia dan akhirat, termasuk di dalamnya adalah membangun karakter serta moral masyarakat dalam bernegara. Baginya, menyosialisasikan nilai demokrasi di sekolah-sekolah di bawah naungan Kemenag adalah tanggung jawab moral untuk melahirkan generasi bangsa yang sadar hukum.
Lebih lanjut, Saefudin Latief menegaskan komitmennya untuk memberikan dukungan penuh (full support) terhadap agenda-agenda Bawaslu. Ia bahkan membuka pintu lebar-lebar bagi Bawaslu untuk memperluas jangkauan kerja sama ini hingga ke tingkat kabupaten dan kota di seluruh Provinsi Bengkulu. Langkah ini dianggap sebagai strategi jitu untuk menciptakan iklim pengawasan yang merata dan berkelanjutan di setiap lini masyarakat.
Baca Juga: Pastikan Kinerja Optimal, Bawaslu Provinsi Bengkulu Monitoring Bawaslu Bengkulu Selatan
Puncak dari pertemuan tersebut ditandai dengan penandatanganan Nota Kesepahaman (MoU) antara Bawaslu Provinsi Bengkulu dan Kanwil Kemenag Provinsi Bengkulu. Penandatanganan ini menjadi payung hukum formal untuk kerja sama dalam pengawasan partisipatif dan penguatan kelembagaan. Dengan adanya MoU ini, kedua lembaga kini memiliki landasan kuat untuk menjalankan aksi-aksi nyata di lapangan demi tegaknya keadilan pemilu.
Kegiatan bersejarah ini turut disaksikan oleh jajaran pimpinan Bawaslu lainnya, termasuk Anggota Bawaslu Debisi Ilhodi dan Asmara Wijaya, Kepala Sekretariat Sapni Syahril, serta Kabag Pengawasan dan Humas Apriyanto Kurniawan. Melalui sinergitas yang semakin solid ini, diharapkan pengawasan pemilu di Bengkulu menjadi lebih efektif, inklusif, dan mampu menyentuh seluruh lapisan masyarakat tanpa terkecuali.
Sumber: Berita ini di kutip dari Publikasi dan Pemberitaan resmi Bawaslu Provinsi Bengkulu, Senin (12/1/2026). (Humas Bawaslu Bengkulu Selatan)
Editor: Humas Bawaslu Bengkulu Selatan