243 Warung Jadi Posko Pengawasan, Lolly Apresiasi Gerakan Warga
|
BENGKULU SELATAN - Badan Pengawas Pemilihan Umum Republik Indonesia Anggota Bawaslu Lolly Suhenty mengapresiasi Bawaslu Sumatera Utara (Sumut) yang mengembangkan pengawasan partisipatif melalui pemanfaatan sumber daya masyarakat. Sebanyak 243 warung milik masyarakat di Sumut diubah menjadi Posko Warung Pengawasan sebagai ruang bagi masyarakat untuk turut mengawasi proses pemilu.
Lolly menilai keterlibatan pemilik warung menunjukkan tumbuhnya kesadaran masyarakat untuk berkontribusi dalam mewujudkan pemilu yang bersih. Menurutnya, gerakan tersebut menunjukkan besarnya potensi pengawasan partisipatif yang dapat terus dikembangkan.
Baca Juga :DPTB Triwulan III Ditetapkan, Bawaslu Bengkulu Selatan Dorong Data Pemilih Semakin Akurat
“Itu sesuatu yang luar biasa menginspirasi. Warga tergerak hatinya untuk mengkontribusikan sumber dayanya sebagai pemilik warung bagi pemilu yang bersih. Ini gerakan yang tidak main-main. Ratusan warung mau dijadikan sebagai Posko Warung Pengawasan,” kata Lolly saat membuka kegiatan Bedah Buku Jejak Pengawasan Pilkada, Kamis (8/10/2026), secara daring.
Baca Juga :“Bawaslu Raih Nilai 94,31, Bawaslu Bengkulu Selatan Sampaikan Apresiasi”
Menurut Lolly, pengawasan partisipatif tidak harus terbatas pada bentuk atau program yang telah ditentukan. Kreativitas masyarakat dalam menyediakan ruang, sumber daya, dan lingkungan untuk mendukung pengawasan perlu dipelihara agar keterlibatan publik terus berkembang.
Sumber : Publikasi dan Pemberitaan Resmi Bawaslu Republik Indonesia Tanggal Kamis (8/10/2026) (Humas Bawaslu Bengkulu Selatan )
Penulis :Silvia Novalia
Foto:Nofiar
Editor :Humas Bawaslu Bengkulu Selatan