Perkuat Sinergi Demokrasi, Bawaslu Bengkulu Selatan Jajaki MoU dengan DPD Golkar
|
BENGKULU SELATAN - Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Kabupaten Bengkulu Selatan terus memperkuat sinergi dengan berbagai pihak dalam rangka menjaga kualitas demokrasi di daerah. Salah satu langkah konkret yang dilakukan adalah melalui kegiatan koordinasi dan silaturahmi ke Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Golkar Bengkulu Selatan pada Kamis, 16 April 2026.
Baca Juga: Apel Pagi Bawaslu Bengkulu Selatan: Bangun Semangat dan Motivasi Kerja Pegawai
Kegiatan tersebut dipimpin langsung oleh Ketua Bawaslu Kabupaten Bengkulu Selatan, Sahran, yang hadir bersama anggota M. Arif Hidayat dan M. Hasanudin, serta didampingi oleh jajaran staf sekretariat. Kehadiran rombongan ini menunjukkan komitmen Bawaslu dalam membangun komunikasi aktif dengan partai politik sebagai salah satu pilar penting dalam demokrasi.
Rombongan Bawaslu disambut hangat oleh Wakil Ketua DPD Partai Golkar Bengkulu Selatan, Sahidin Main, M.Pd, serta Sekretaris Partai Golkar, Nisan Deni Purnama, S.IP. Pertemuan berlangsung dalam suasana penuh keakraban dan dialog yang konstruktif, mencerminkan semangat kolaborasi antar lembaga.
Baca Juga: Sinergi Lembaga Dan Parpol,Bawaslu Bengkulu Selatan Optimistis Tingkatan Partisipasi Publik
Kunjungan ini menjadi langkah awal dalam rangka persiapan penandatanganan nota kesepahaman atau Memorandum of Understanding (MoU) antara Bawaslu Kabupaten Bengkulu Selatan dengan DPD Partai Golkar. MoU tersebut diharapkan menjadi landasan kerja sama yang konkret dan berkelanjutan.
Dalam diskusi yang berlangsung, kedua pihak membahas pentingnya penguatan pengawasan pemilu yang tidak hanya menjadi tanggung jawab Bawaslu, tetapi juga melibatkan peran aktif partai politik. Kolaborasi ini dinilai penting untuk menciptakan proses pemilu yang jujur, adil, dan berintegritas.
Baca Juga: Dukung Demokrasi Berintegritas, Bawaslu Bengkulu Selatan Ikuti Pembahasan Program P2P
Selain fokus pada pengawasan, kerja sama ini juga diarahkan pada pengembangan program pendidikan politik. Program ini diharapkan mampu meningkatkan pemahaman kader partai dan masyarakat luas terhadap aturan kepemiluan serta pentingnya pengawasan partisipatif.
Bawaslu menilai bahwa pendidikan politik yang berkelanjutan menjadi kunci dalam membangun kesadaran demokrasi, terutama di luar tahapan pemilu. Dengan demikian, masyarakat tidak hanya aktif saat pemilu berlangsung, tetapi juga memahami peran dan tanggung jawabnya dalam menjaga demokrasi.
Baca Juga: Kuatkan Peran Kelembagaan, Fahamsyah Sanjung Bawaslu Bengkulu Selatan
Melalui koordinasi ini, diharapkan tercipta sinergi yang kuat antara lembaga pengawas pemilu dan partai politik sebagai peserta pemilu. Hubungan yang harmonis dan komunikatif menjadi modal penting dalam mencegah potensi pelanggaran serta meningkatkan kualitas penyelenggaraan pemilu.
Bawaslu Kabupaten Bengkulu Selatan optimis bahwa langkah ini akan berdampak positif terhadap peningkatan partisipasi publik serta memperkuat kepercayaan masyarakat terhadap proses demokrasi. Sinergi yang terbangun diharapkan mampu menjadi contoh kolaborasi yang baik dalam mewujudkan pemilu yang berintegritas di tingkat daerah. (Humas Bawaslu Bengkulu Selatan)
Penulis dan Foto: Rohimin
Editor: Humas Bawaslu Bengkulu Selatan